Rabu, 29 Maret 2017

CONTOH LAPORAN PRAKERIN SMA DI KECAMATAN



BAB I
PENDAHULUAN 
1.1  Latar Belakang Praktik Kerja Industri
Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat secara mandiri ataupun berwirausaha .Untuk mencapai tujuan diatas , Pendidikan Sistem Ganda harus di laksanakan secara intensif sehingga terjadi keterkaitan dan kesepadanan (link and match)  antara SMK sebagai sekolah kejuruan dengan DU/DI sebagai institusi pasangan . Mengingat hal tersebut diatas belum tercapai secara maksimal , bahkan masih sebatas terjadi link tetapi belum match , sehingga di perlukan kolaborasi yang mendasar antara pihak sekolah dalam hal ini SMK dengan DU/DI yang di tuangkan dalam nota kesepahaman (MoU) secara menyeluruh mulai dari perencanaan , persiapan,pelaksanaan sampai evaluasi akhir .sehingga pelaksanaan PSG yang di implementasikan dalam bentuk Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) dapat berjalan dengan lancar , tepat guna dan berhasil guna.
1.2  Manfaat Praktek Kerja Industri
a.       Menjadikan siswa agar lebih di disiplin, baik disiplin waktu maupun berpakaian.
b.      Untuk meningkatkan taraf hidup dan pengembangan bagi dirinya.
c.       Memperdalam ilmu yang sebelumnya belum pernah di dapat di sekolah.
d.      Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa selama melaksanakan praktek kerja industri (PRAKERIN).
e.       Dapat merasakan langsung bekerja di lapangan.
1.3  Tujuan Praktik Kerja Industri
1.      Tujuan Umum
a.       Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian professional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
b.      Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas.
c.       Memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan antara sekolah dengan dunia kerja.
d.      Bisa mengenal lebih jauh tentang wawasan lingkungan usaha yang ada di dunia usaha.
e.       Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.
2.      Tujuan Khusus
a.       Setelah tamat siswa benar-benar memiliki keahlian professional    sebagai bekal untuk meningkatkan taraf hidup dan pengembangan dirinya.
b.      Meningkatkan etos semangat kerja yang tinggi pada diri siswa dengan dunia usaha.
c.       Memperdalam ilmu-ilmu yang sebelumnya belum pernah di dapat di sekolah.
d.      Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa selama melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin).
e.       Dapat merasakan langsung bekerja di lapangan
















                                                          BAB II
PELAKSANAAN PRAKERIN

2.1Waktu dan Tempat
1.      Penentuan Jadwal Prakerin
                  Jadwal Prakerin di KANTOR KECAMATAN CILONGOK disesuaikan dengan hari masuk para pegawai di sana   yaitu 5 hari/minggu.Untuk pengelompokan tempat , siswa Prakerin dibagi menjadi 3 tempat , yaitu di kantor PNPM,Kantor Pelayanan,Kantor Sekertariat . Agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana dan ketentuan,maka dibuatkan tata tertib pelaksanaan kerja
      Adapun rincian pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
       1.   Tata tertib pelaksanaan kerja
                  - Senin sampai dengan kamis dimulai pukul 07.15 s.d. 15.30 Wib
                  - Jum’at dimulai pukul 07.15 s.d. 15.00 Wib
             2.   Tata tertib pakaian
                   a) Untuk pegawai atau karyawan
                     - Senin sampai dengan kamis memakai seragam Dinas 
                     - Jum’at memakai kaos atau training
                     - Sabtu memakai pakaian batik
                    b) Untuk siswa PSG
                      - Senin dan selasa memakai Seragam Osis
                      - Rabu, kamis dan jum’at  memakai Seragam Jurusan Sekolah

  2.2   Sejarah Kecamatan Cilongok
              Yang dimaksud instansi disini adalah Riwayat mengenai asal-usul
            berdirinya Kantor Kecamatan cilongok sampai dengan perkembangannya hingga saat ini yakni sebagai berikut:
               Tepatnya pada tahun 1953 Kantor Kecamatan Cilongok mula-mula
            Bertempat didepan lapangan cilongok,namun pada saat itu terjadi kerusuhan
            yang dilakukan oleh anggota DI/T yang kemudian membakarnya.Pada tahun  
            1963 kantor kecamatan cilongok pindah Ke Balai Desa Cilongok dan kemudian pindah lagi kelokasi pendopo yang pada saat itu tanahnya masih milik masyarakat.
                 Pada tahun 1953 kecamatan cilongok membenahi 20 Desa yang dipimpin
             oleh Asisten Wedana yang pada saat itu Bapak M.Sutejo menjabat sebagai
            Asisten Wedananya dan pada tahun 1947 clash I dengan tahun 1949 clash II
            Wilayah Kecamatan Cilongok Utara dan Selatan dipimpin oleh Asisten Wedana yang bernama M.Sudiono.Adapun nama-nama yang memegang pimpinan  wilayah kecamatan cilongok sebagai berikut:
         1.   Asisten Wedana                             Bapak Suwarman
         2.   Asisten Wedana                             Bapak Sugito
         3.   Asisten Wedana                             Bapak Wirjatmoko
         4.   Camat                                             Bapak Multia Haryatmo,BA
         5.   Camat                                             Bapak Putranto,BA
         6.   Camat                                             Bapak Suwandito.
         7.   Camat                                             Bapak Rachman
         8.   Camat                                             Bapak Drs.Widodo
         9.   Camat                                             Bapak Drs.Slamet Wangso
        10.  Camat                                             Bapak Sunaryo,BA
        11.  Camat                                             Bapak Drs.An.Yusminto Fauzi
        12.  Camat                                             Bapak Drs.Sudiro,M.Hum.
        13.  Camat                                         Bapak H.Fatikhul Iksan, SH.M.Hum.  

2.3 Sruktur Organisasi
        
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 13 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Banyumas bahwa Kecamatan merupakan perangkat daerah yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh Camat.
Oleh karena mempunyai wilayah kerja tertentu, maka Camat juga sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintah di wilayah kerjanya dan sebagai perangkat daerah bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Kecamatan Cilongok sebagai Perangkat Daerah mempunyai Struktur Organisasi yang berbentuk lini dan staf. Adapun Struktur Organisasi adalah sebagai berikut :




Sebagaimana struktur organisasi yang ada, Camat Cilongok dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh satu orang Sekretaris Kecamatan yang memimpin sekretariat yang dibantu pula oleh 2 (dua) orang kasubag dan bertanggung jawab langsung kepada Camat. Selain itu juga dibantu oleh 4 (empat) orang Kepala Seksi yang memimpin hal-hal teknis sesuai dengan seksinya, yaitu Seksi pemerintahan, Seksi Pembangunan, Seksi Kesejahteraan Pemberdayaan Masyarakat dan Seksi Ketentraman  dan Ketertiban Umum yang bertanggung jawab langsung kepada Camat





2.4   Jenis-jenis pekerjaan menurut Pembagian Tugas
  1. Tugas Pokok Camat Sebagai berikut
a)      Pelaksanaan kebijaksanaan pemerintah dikecamatan.
b)      Penyusunan program dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan
             kemampuan yang dilimpahkan.
c)      Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati.
  1. Tugas Pokok Sekretaris Camat
a)      Pembinaan Administrasi dan Ketatausahaan.
b)      Pengelolaan Administrasi Kepegawaian.
c)      Pengelolaan Urusan surat menyuratb dan kearsipan.
3. Tugas Pokok Kasi Pemerintahan
             a)  Pengaturan teknis kegiatan pemerintah.
             b) Penyelenggaraan dan pengawasan kegiatan urusan pemerintah.
       c)  Pengkoordinasikan pelaksanaan kebijaksanaan seksi pemerintah.


 4. Tugas Pokok Kasi Ketentraman dan Ketertiban ( Trantib )
         a) Melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinan        
Pembinaan kepada warga masyarakat yang berhubungan dengan  Keamanan dan Ketertiban lingkungan.

b)      Surat Ijin Usaha Perdagangan.

  1. Tugas Pokok Kasi Kesejahteraan
   a)  Pengaturan teknis kegiatan kesejahteraan social.
   b)  Menyelenggarakan dan pengawasan kegiatan urusan kesejahteraan
              social.
c)      Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan .
  1. Tugas Pokok Kasubag Umum
                  Menyelenggarakan pelayanan administrasi keuangan , ketatausahaan ,Kearsipan , kehumasan , kepegawaian , sarana dan prasarana serta kerumah
      Berdasarkan ketentuan yang berlaku guna kelancaran kepentingan umum..
  1. Tugas Pokok Kasubag Pelayanan
Menyelenggarakan pelayanan administrasi masyarakat berupa
      Penetapan , perizinan , rekomendasi , pembinaan dan pengawasan ditngkat
      Kecamatan berdasarkan ketentuan yang berlaku guna membayar pelayanan
      Kepada masyarakat
  1. Tugas Pokok Jabatan Fungsional
Melaksanakan kegiatan yang menunjang pelaksanaan tuigas camat
      Sesuai dangan keahlian bidang masing-masing berdasarkan ketentuan yang berlaku.
2.5 VISI DAN MISI
1.       VISI
Terwujudnya Pemerintahan yang bersih dan adil menuju masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, dan berbudaya berlandasan iman dan taqwa.

2.       MISI
a)     Birokrasi Pemerintahan yang profesional, bersih, partisifasi dan inovasi agar tebangun pemerintahan yang efektif dan terpercaya melayani masyarakat;
b)      Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan pendidikan dan kesehatan yang murah dan berkualitas;
c)      Mengembangkan pusat – pusat keunggulan ekonomi  pedesaan berbasis komoditi sektor pertanian;
d)     Meningkatkan dan mengembangkan daya saing agribisnis dan usaha mikro, kecil dan menengah;
e)      Meningkatkan kualitas dan kuantitas insfratruktur daerah yang menunjang kegiatan sosial  ekonomi kerakyatan;
f)       Meningkatkan keterkaitan, kesejahteraan dan keadilan pembangunan antara perkotaan dan perdesaan;
g)Mewujudkan tatanan masyarakat yang berbudaya, berkepribadian dan memiliki keimanan serta menjunjung tinggi kemajemukan dan kerukunan antar umat beragama agar hidup toleran dan damai





BAB III
LAPORAN KEGIATAN PRAKERIN

3.1  Kegiatan yang telah di laksanakan
Adapun kegiatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut :
1.      Mencatat surat masuk
Yaitu menctat berbagai macam surat yang ditujukan kepada pimpinan atau
Pegawai kantor yang sudah diterima pada kartu kendali
2.      Mencatat surat keluar
Yaitu mencatat berbagai macam surat keluar , terlebih dahulua surat diberi nomor dan tanggal sebelum dicatat pada kartu kendali
      3.  Mengarsip surat dan membuat sampul surat
            4.  Mengetik
5.  Mencatat berita dari mesin UHF
6.      Menerima telepon 
7.      Memindahkan  catatan disposisi kedalam buku disposisi dan dicatat pada papan pengumuman.
8.      Memberi pelayanan kepada masyarakat
                  Pada Kantor Kecamatan Cilongok menyelenggarakan dan melayani Masyarakat dalam pembuatan KTP , KK , SKCK , Surat keterangan tidak Mampu , Surat keterangan pindah dan lain-lain.
      Mengenai proses kerja dalam  pembuatan  KTP dan KK adalah sebagai            berikut ;
Ø  Persyaratan KTP
1.            Surat Pengantar RT/RW/Desa/Kelurahan
2.            Foto Copy KK baru (KK SIAK)
3.            Formulir F.1-07
Ø  Pesyaratan KK
1.            Surat Pengantar RT/RW/Desa/Kelurahan
2.            Formulir F.1-01( Biodata)
3.            KK Lama Asli
4.            Foto Copy Akte/Buku Nikah
5.            Foto Copy Akte Kelahiran
6.            Foto Copy Ijazah Terahir

Ø  Gambar Kerja
BAGAN  PELAYANAN KTP DI KECAMATAN

Loket Pendaftaran
Antrian Menunggu Foto KTP
Foto KTP
Antrian Pengambilan KTP
Pengambilan kKTP

Ø  Pembahasan
            Dalam pembahasan ini diuraikan tentang pengurusan surat keluar dengan system kartu kendali yang prosedurnya telah ditetapkan.
      Contoh :
            Jika kita membuat surat keluar yang ditujukan kepada seluruh kepala desa sekecamatan Cilongok dengan nomor surat 008/VIII/2009 yang                                                                                                                                    bereisi tentang pembagian raskin atau sawah padi dengan tanggal surat 8 Agustus 2009 yang dikelola Kasi Kesejahteraan.







KARTU SURAT KELUAR

Indeks
Kode    :
No.Urut

008
308
Isi Ringkas















     3.2 Hasil Yang Di Capai
      Dapat mengenal dunia kerja yang nyata dan mendapat pengalaman kerja di dunia industri.
      1. Menambah wawasan dan ilmu yang tidak diajarkan di sekolah
2. Dapat mengetahui akan perbedaan antara pekerjaan di tempat prakerin     dan pekerjaan yang ada di sekolah

3.3 Kendala / Masalah Yang di Hadapi
      1. Tempat prakerin tidak cocok dengan jurusan
      2. Banyak siswa prakerin yang tidak betah di sana
      3. Adanya pegawai yang kurang sopan



     3.4  Pemecahan Masalah
    `Dalam melakukan suatu kegiatan penulis tidak luput dari masalah yang dihadapi. Dalam penanganan masalah yang kami hadapi tidak lain dengan meminta petunjuk kepada pembimbing yang menanganinya atau orang yang ahli dalam bidang tersebut agar masalah yang dihadapi dapat terselesaikan dengan benar. Selain itu, perlu ketelitian, percaya diri dan keberanian melakukan tindakan agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik dan tidak terulang kembali.  





























BAB IV
PENUTUP
                                                                            
4.1   Kesimpulan
Setelah melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Industri selama 4 bulan,
maka penulis dapat menyimpulkan bahwa :
1.      Dengan adanya kegiatan Prakerin siswa di tuntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga diharapkan dapat memiliki ketrampilan serta wawasan yang tinggi.
2.      Prakerin merupakan kegiatan praktik di luar jam sekolah yang bekerjasama dengan masyarakat atau instansi, sehingga siswa-siswi dapat berlatih untuk mampu bergaul dan bekerja sama dengan masyarakat luar.
3.      Prakerin dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan professional dalam bidangnya yang mampu memenuhi pasar nasional atau bahkan internasional.
4.2  Saran
Selama melaksanakan Prakerin, penulis merasakan adanya kekurangan pada sekolah dan tempat prakerin. Terkait dengan ini penulis ajukan beberapa saran, antara lain:
1.         kurangnya pengajaran praktek yang diberikan oleh pembimbing di DU/DI  sehingga menyebabkan  kurangnya pengetahuan yang lebih luas lagi tentang tekhnik komputer dan Jaringan     
2.         Masalah kebersihan harus diperhatikan
3.          Menjalin hubungan yang harmonis antar pegawai
4.         Kekompakan merupakan kunci utama dalam melaksanakan tugas
5.         Pelayanan kepada masyarakat hendaknya lebih ditingkatkan


DAFTAR PUSTAKA

Panduan Penulisan Laporan PKL SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang
Laporan PRAKERIN kantor kecamatan cilongok































































  
          



      






             
                                    



                       
                                               















                                   









Tidak ada komentar:

Posting Komentar