Kamis, 27 Juli 2017
Rabu, 29 Maret 2017
CONTOH LAPORAN PRAKERIN SMA DI KECAMATAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Praktik Kerja
Industri
Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah
mempersiapkan lulusan untuk dapat secara mandiri ataupun berwirausaha .Untuk
mencapai tujuan diatas , Pendidikan Sistem Ganda harus di laksanakan secara
intensif sehingga terjadi keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara SMK sebagai sekolah kejuruan dengan
DU/DI sebagai institusi pasangan . Mengingat hal tersebut diatas belum tercapai
secara maksimal , bahkan masih sebatas terjadi link tetapi belum match ,
sehingga di perlukan kolaborasi yang mendasar antara pihak sekolah dalam hal
ini SMK dengan DU/DI yang di tuangkan dalam nota kesepahaman (MoU) secara
menyeluruh mulai dari perencanaan , persiapan,pelaksanaan sampai evaluasi akhir
.sehingga pelaksanaan PSG yang di implementasikan dalam bentuk Praktek Kerja
Industri (PRAKERIN) dapat berjalan dengan lancar , tepat guna dan berhasil
guna.
1.2 Manfaat Praktek Kerja Industri
a.
Menjadikan siswa agar lebih di disiplin, baik disiplin waktu maupun berpakaian.
b.
Untuk
meningkatkan taraf hidup dan pengembangan bagi dirinya.
c.
Memperdalam
ilmu yang sebelumnya belum pernah di dapat di sekolah.
d.
Menambah
pengalaman dan pengetahuan siswa selama melaksanakan praktek kerja industri
(PRAKERIN).
e.
Dapat
merasakan langsung bekerja di lapangan.
1.3 Tujuan
Praktik Kerja Industri
1.
Tujuan
Umum
a. Menghasilkan
tenaga kerja yang memiliki keahlian professional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan,
keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
b. Meningkatkan
efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas.
c. Memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan
antara sekolah dengan dunia kerja.
d. Bisa
mengenal lebih jauh tentang wawasan lingkungan usaha yang ada di dunia usaha.
e. Memberi
pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses
pendidikan.
2.
Tujuan Khusus
a. Setelah
tamat siswa benar-benar memiliki keahlian professional sebagai bekal untuk meningkatkan
taraf hidup dan pengembangan dirinya.
b. Meningkatkan
etos semangat kerja yang tinggi pada diri siswa dengan dunia usaha.
c. Memperdalam
ilmu-ilmu yang sebelumnya belum pernah di dapat di sekolah.
d. Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa
selama melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin).
e. Dapat merasakan langsung bekerja di lapangan
BAB II
PELAKSANAAN PRAKERIN
2.1Waktu dan Tempat
1. Penentuan
Jadwal Prakerin
Jadwal Prakerin di KANTOR KECAMATAN CILONGOK disesuaikan
dengan hari masuk para pegawai di
sana yaitu 5 hari/minggu.Untuk
pengelompokan tempat , siswa Prakerin dibagi menjadi 3 tempat , yaitu di kantor
PNPM,Kantor Pelayanan,Kantor Sekertariat . Agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana dan ketentuan,maka
dibuatkan tata tertib pelaksanaan kerja
Adapun rincian pelaksanaannya
adalah sebagai berikut :
1. Tata tertib pelaksanaan kerja
- Senin sampai dengan kamis dimulai pukul 07.15
s.d. 15.30 Wib
-
Jum’at dimulai pukul 07.15 s.d. 15.00 Wib
2. Tata tertib pakaian
a) Untuk pegawai atau karyawan
- Senin sampai dengan kamis memakai seragam
Dinas
- Jum’at memakai
kaos atau training
- Sabtu memakai pakaian batik
b) Untuk siswa PSG
- Senin dan selasa memakai Seragam Osis
- Rabu, kamis dan jum’at memakai Seragam Jurusan Sekolah
2.2 Sejarah Kecamatan Cilongok
Yang dimaksud instansi disini adalah
Riwayat mengenai asal-usul
berdirinya
Kantor Kecamatan cilongok sampai dengan perkembangannya hingga saat ini yakni sebagai berikut:
Tepatnya pada tahun 1953 Kantor Kecamatan
Cilongok mula-mula
Bertempat didepan lapangan cilongok,namun pada
saat itu terjadi kerusuhan
yang dilakukan oleh anggota DI/T yang kemudian
membakarnya.Pada tahun
1963 kantor kecamatan cilongok pindah Ke Balai
Desa Cilongok dan kemudian pindah lagi kelokasi pendopo yang pada saat itu
tanahnya masih milik masyarakat.
Pada tahun 1953 kecamatan
cilongok membenahi 20 Desa yang dipimpin
oleh Asisten Wedana yang pada saat itu Bapak
M.Sutejo menjabat sebagai
Asisten Wedananya dan pada tahun 1947
clash I dengan tahun 1949 clash II
Wilayah
Kecamatan Cilongok Utara dan Selatan dipimpin oleh Asisten Wedana yang bernama
M.Sudiono.Adapun nama-nama yang memegang pimpinan wilayah kecamatan cilongok sebagai berikut:
1. Asisten Wedana Bapak Suwarman
2. Asisten Wedana Bapak Sugito
3. Asisten Wedana Bapak Wirjatmoko
4. Camat
Bapak Multia Haryatmo,BA
5. Camat
Bapak Putranto,BA
6.
Camat Bapak Suwandito.
7.
Camat
Bapak Rachman
8.
Camat
Bapak Drs.Widodo
9.
Camat
Bapak Drs.Slamet Wangso
10.
Camat
Bapak Sunaryo,BA
11.
Camat
Bapak Drs.An.Yusminto Fauzi
12.
Camat
Bapak
Drs.Sudiro,M.Hum.
13.
Camat Bapak H.Fatikhul
Iksan, SH.M.Hum.
2.3 Sruktur Organisasi
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 13 Tahun 2008
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Banyumas
bahwa Kecamatan merupakan perangkat daerah yang mempunyai wilayah kerja
tertentu dan dipimpin oleh Camat.
Oleh karena mempunyai wilayah kerja tertentu, maka Camat juga sebagai
koordinator penyelenggaraan pemerintah di wilayah kerjanya dan sebagai
perangkat daerah bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Kecamatan Cilongok sebagai Perangkat Daerah mempunyai Struktur Organisasi
yang berbentuk lini dan staf. Adapun Struktur Organisasi adalah sebagai berikut
:
Sebagaimana struktur organisasi yang ada, Camat Cilongok dalam melaksanakan
tugasnya dibantu oleh satu orang Sekretaris Kecamatan yang memimpin sekretariat
yang dibantu pula oleh 2 (dua) orang kasubag dan bertanggung jawab langsung
kepada Camat. Selain itu juga dibantu oleh 4 (empat) orang Kepala Seksi yang
memimpin hal-hal teknis sesuai dengan seksinya, yaitu Seksi pemerintahan, Seksi
Pembangunan, Seksi Kesejahteraan Pemberdayaan Masyarakat dan Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum yang bertanggung jawab
langsung kepada Camat
2.4 Jenis-jenis pekerjaan menurut
Pembagian Tugas
- Tugas Pokok Camat Sebagai berikut
a)
Pelaksanaan
kebijaksanaan pemerintah dikecamatan.
b)
Penyusunan
program dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan
kemampuan
yang dilimpahkan.
c)
Pelaksanaan
tugas lain yang diberikan oleh bupati.
- Tugas Pokok Sekretaris Camat
a)
Pembinaan Administrasi dan Ketatausahaan.
b)
Pengelolaan Administrasi Kepegawaian.
c)
Pengelolaan
Urusan surat menyuratb dan kearsipan.
3. Tugas Pokok Kasi Pemerintahan
a) Pengaturan teknis kegiatan pemerintah.
b) Penyelenggaraan dan pengawasan kegiatan urusan
pemerintah.
c) Pengkoordinasikan pelaksanaan kebijaksanaan seksi
pemerintah.
4. Tugas Pokok Kasi Ketentraman dan Ketertiban (
Trantib )
a) Melaksanakan
tugas yang diberikan oleh pimpinan
Pembinaan kepada warga masyarakat yang
berhubungan dengan Keamanan dan Ketertiban lingkungan.
b)
Surat Ijin Usaha Perdagangan.
- Tugas Pokok Kasi Kesejahteraan
a) Pengaturan teknis kegiatan
kesejahteraan social.
b) Menyelenggarakan dan pengawasan kegiatan urusan kesejahteraan
social.
c)
Pelaksanaan
tugas lain yang diberikan oleh pimpinan .
- Tugas Pokok Kasubag Umum
Menyelenggarakan
pelayanan administrasi keuangan , ketatausahaan ,Kearsipan , kehumasan ,
kepegawaian , sarana dan prasarana serta kerumah
Berdasarkan ketentuan
yang berlaku guna kelancaran kepentingan umum..
- Tugas Pokok Kasubag Pelayanan
Menyelenggarakan
pelayanan administrasi masyarakat berupa
Penetapan
, perizinan , rekomendasi , pembinaan dan pengawasan ditngkat
Kecamatan
berdasarkan ketentuan yang berlaku guna membayar pelayanan
Kepada
masyarakat
- Tugas Pokok Jabatan Fungsional
Melaksanakan kegiatan yang menunjang pelaksanaan tuigas
camat
Sesuai dangan keahlian bidang masing-masing
berdasarkan ketentuan yang berlaku.
2.5 VISI DAN MISI
1. VISI
Terwujudnya Pemerintahan yang bersih dan adil
menuju masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, dan berbudaya berlandasan iman
dan taqwa.
2.
MISI
a) Birokrasi Pemerintahan yang profesional,
bersih, partisifasi dan inovasi agar tebangun pemerintahan yang efektif dan
terpercaya melayani masyarakat;
b)
Meningkatkan
kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan pendidikan dan kesehatan yang
murah dan berkualitas;
c)
Mengembangkan
pusat – pusat keunggulan ekonomi
pedesaan berbasis komoditi sektor pertanian;
d)
Meningkatkan
dan mengembangkan daya saing agribisnis dan usaha mikro, kecil dan menengah;
e)
Meningkatkan
kualitas dan kuantitas insfratruktur daerah yang menunjang kegiatan sosial ekonomi kerakyatan;
f)
Meningkatkan
keterkaitan, kesejahteraan dan keadilan pembangunan antara perkotaan dan
perdesaan;
g)Mewujudkan tatanan masyarakat yang berbudaya, berkepribadian dan memiliki
keimanan serta menjunjung tinggi kemajemukan dan kerukunan antar umat beragama
agar hidup toleran dan damai
BAB III
LAPORAN KEGIATAN PRAKERIN
3.1 Kegiatan yang telah di laksanakan
Adapun kegiatan
yang telah dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Mencatat
surat masuk
Yaitu
menctat berbagai macam surat yang ditujukan kepada pimpinan atau
Pegawai kantor
yang sudah diterima pada kartu kendali
2. Mencatat
surat keluar
Yaitu
mencatat berbagai macam surat keluar , terlebih dahulua surat diberi nomor dan
tanggal sebelum dicatat pada kartu kendali
3.
Mengarsip surat dan membuat
sampul surat
4. Mengetik
5. Mencatat berita dari mesin UHF
6.
Menerima telepon
7. Memindahkan catatan disposisi kedalam buku disposisi dan
dicatat pada papan pengumuman.
8. Memberi
pelayanan kepada masyarakat
Pada
Kantor Kecamatan Cilongok menyelenggarakan dan melayani Masyarakat dalam pembuatan KTP , KK , SKCK , Surat
keterangan tidak Mampu ,
Surat keterangan pindah dan lain-lain.
Mengenai
proses kerja dalam pembuatan KTP dan KK adalah sebagai berikut ;
Ø Persyaratan
KTP
1.
Surat
Pengantar RT/RW/Desa/Kelurahan
2.
Foto
Copy KK baru (KK SIAK)
3.
Formulir
F.1-07
Ø Pesyaratan KK
1.
Surat
Pengantar RT/RW/Desa/Kelurahan
2.
Formulir
F.1-01( Biodata)
3.
KK
Lama Asli
4.
Foto
Copy Akte/Buku Nikah
5.
Foto
Copy Akte Kelahiran
6.
Foto
Copy Ijazah Terahir
Ø Gambar Kerja
BAGAN PELAYANAN KTP DI KECAMATAN
|
Loket Pendaftaran
|
↓
|
Antrian Menunggu Foto KTP
|
↓
|
Foto KTP
|
↓
|
Antrian Pengambilan KTP
|
↓
|
Pengambilan kKTP
|
Ø Pembahasan
Dalam
pembahasan ini diuraikan tentang pengurusan surat keluar dengan system kartu
kendali yang prosedurnya telah ditetapkan.
Contoh :
Jika
kita membuat surat keluar yang ditujukan kepada seluruh kepala desa sekecamatan
Cilongok dengan nomor surat 008/VIII/2009 yang
bereisi
tentang pembagian raskin atau sawah padi dengan tanggal surat 8 Agustus 2009
yang dikelola Kasi Kesejahteraan.
KARTU SURAT
KELUAR
|
Indeks
|
Kode :
|
No.Urut
|
|
|
008
|
308
|
|
Isi
Ringkas
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.2 Hasil Yang Di Capai
Dapat mengenal dunia kerja yang nyata dan mendapat pengalaman kerja di
dunia industri.
1. Menambah wawasan dan ilmu yang tidak diajarkan di sekolah
2. Dapat
mengetahui akan perbedaan antara pekerjaan di tempat prakerin dan pekerjaan yang ada di sekolah
3.3 Kendala
/ Masalah Yang di Hadapi
1.
Tempat prakerin tidak cocok dengan jurusan
2.
Banyak siswa prakerin yang tidak betah di sana
3. Adanya pegawai yang kurang sopan
3.4 Pemecahan Masalah
`Dalam melakukan suatu kegiatan penulis tidak luput dari masalah yang
dihadapi. Dalam penanganan masalah yang kami hadapi tidak lain dengan meminta
petunjuk kepada pembimbing yang menanganinya atau orang yang ahli dalam bidang
tersebut agar masalah yang dihadapi dapat terselesaikan dengan benar. Selain
itu, perlu ketelitian, percaya diri dan keberanian melakukan tindakan agar
masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik dan tidak terulang
kembali.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Setelah
melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Industri selama 4 bulan,
maka
penulis dapat menyimpulkan bahwa :
1.
Dengan
adanya kegiatan Prakerin siswa di tuntut untuk mempunyai sikap mandiri dan
mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga diharapkan dapat memiliki
ketrampilan serta wawasan yang tinggi.
2.
Prakerin
merupakan kegiatan praktik di luar jam sekolah yang bekerjasama dengan
masyarakat atau instansi, sehingga siswa-siswi dapat berlatih untuk mampu
bergaul dan bekerja sama dengan masyarakat luar.
3.
Prakerin
dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan
professional dalam bidangnya yang mampu memenuhi pasar nasional atau bahkan
internasional.
4.2 Saran
Selama
melaksanakan Prakerin, penulis merasakan adanya kekurangan pada sekolah dan tempat
prakerin. Terkait dengan ini penulis ajukan beberapa saran, antara lain:
1.
kurangnya
pengajaran praktek yang diberikan oleh pembimbing di DU/DI sehingga menyebabkan kurangnya pengetahuan yang lebih luas lagi
tentang tekhnik komputer dan Jaringan
2.
Masalah kebersihan harus diperhatikan
3.
Menjalin hubungan yang harmonis antar pegawai
4.
Kekompakan
merupakan kunci utama dalam melaksanakan tugas
5.
Pelayanan
kepada masyarakat hendaknya lebih ditingkatkan
DAFTAR
PUSTAKA
Panduan Penulisan Laporan PKL SMK Ma’arif
NU 1 Ajibarang
Laporan PRAKERIN kantor kecamatan cilongok
Langganan:
Postingan (Atom)